Prodi PAI FPIPS UPI Laksanakan Ujian Sidang Tahap I Program Magister (S2)

Bandung, 6 Agustus 2025 — Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) jenjang Magister (S2), Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), menyelenggarakan Ujian Sidang Tahap I secara luring di Ruang Sidang Lt.2 Gedung Nu’man Somantri. Kegiatan ini merupakan salah satu indikator komitmen UPI dalam mendukung tercapainya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, terutama dalam memastikan akses terhadap pendidikan tinggi yang inklusif, berimbang, dan bermutu.

Sebanyak delapan mahasiswa Program Magister PAI mengikuti ujian tahap ini, sebagai bagian dari proses akademik yang menilai ketajaman ilmiah, kelayakan metodologi penelitian, serta kontribusi mereka terhadap pengembangan studi keislaman yang relevan dengan tuntutan zaman. Peserta ujian antara lain:
• Insani Nurul Imani Dahlan (2410204)
• Muhammad Nurfaizi Arya Rahardja (2310034)
• M. Ihsan Abdul Ghani (2208941)
• Muhammad Maulana Malik Ibrohim (2310522)
• Adam Alamsyah (2311318)
• Lu’lu’ Husniah (2410203)
• Shavira Salsabila (2410205)
• Nopi Risdiani (2410200)

Ujian ini dihadiri dan dinilai oleh para akademisi senior dan guru besar FPIPS, termasuk: Prof. Dr. Syahidin, M.Pd., Prof. Dr. Udin Supriadi, M.Pd., Prof. Dr. Aceng Kosasih, M.Ag., Prof. Dr. Edi Suresman, S.Pd., M.Ag., serta sejumlah doktor dari Prodi PAI dan bidang keilmuan terkait.
Sebagai institusi pendidikan tinggi yang terus mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan keilmuan, Prodi PAI S2 FPIPS UPI memainkan peran penting dalam mempersiapkan lulusan yang mampu mendidik, meneliti, dan mengadvokasi kualitas pendidikan agama Islam secara transformatif. Dengan jenjang lengkap dari S1 hingga S3, program ini semakin konsisten berkontribusi terhadap pencapaian SDG 4 dengan menghadirkan tenaga akademik yang kompeten, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan sosial-kultural masyarakat Indonesia.

Kegiatan akademik seperti Ujian Tahap I bukan sekadar rutinitas formal, melainkan merupakan refleksi dari sistem pendidikan tinggi yang dinamis dan bertanggung jawab dalam mencetak pemikir-pemikir Islam progresif yang peduli terhadap kualitas pendidikan dan pembangunan berkelanjutan.