IEF 2025: Mahasiswa PAI UPI Wujudkan Pendidikan Islam yang Inklusif dan Berkelanjutan

Bandung — Islamic Education Fair (IEF) 2025 bukan sekadar ajang kompetisi keagamaan. Di tangan mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) FPIPS Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), kegiatan ini menjadi manifestasi nyata dari komitmen terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam bidang pendidikan, perdamaian, dan kemitraan.

Dengan tema “Strive Together, Shine Forever in Faith”, IEF 2025 menghadirkan ruang edukatif yang terbuka bagi pelajar SMP, SMA, dan masyarakat umum. Lomba-lomba seperti Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), MTQ, Dai, Adzan, Nasyid, Hadroh, serta kompetisi kreatif seperti poster dan film pendek Islami, menjadi sarana pembinaan karakter dan literasi Islam yang moderat.

Kegiatan ini sejalan dengan SDG 4 tentang pendidikan berkualitas, karena mendorong pembelajaran yang inklusif, berbasis nilai, dan relevan dengan tantangan zaman. “Kami ingin menghadirkan Islam yang membangun, bukan memecah. Melalui IEF, kami belajar menjadi pendidik sekaligus pemimpin yang peduli,” ujar salah satu panitia.

Tak hanya itu, IEF 2025 juga menyentuh SDG 16 dengan mendorong nilai-nilai perdamaian, toleransi, dan penguatan kelembagaan sosial melalui Tabligh Akbar dan aksi sosial. Kanal donasi yang dibuka melalui rekening BNI 1953036901 atas nama INTANKSR menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Keterlibatan sponsor dan mitra seperti Tebhool, Zaidah Florist, Dekor Ams, SISO EXTEA, Smartfren, Elzatoo, dan Snapsteads menunjukkan praktik SDG 17, yakni kemitraan lintas sektor untuk mendukung tujuan bersama. Kolaborasi ini memperkuat pesan bahwa pendidikan Islam tidak berjalan sendiri, melainkan tumbuh bersama dukungan komunitas.

IEF 2025 akan berlangsung pada 9–10 Agustus, dengan Tabligh Akbar sebagai puncak refleksi spiritual dan sosial. Dari kampus UPI Bandung, mahasiswa PAI membuktikan bahwa pendidikan Islam bisa menjadi motor perubahan—berakar pada nilai, bergerak menuju keberlanjutan.