Bandung — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Zalva Rizka Oktaviani (Angkatan 2023), terpilih sebagai salah satu penerima YTB x ASEAN Scholarship 2024. Melalui program ini, Zalva mengikuti pelatihan intensif bahasa Turki di Gazi Üniversitesi, Ankara, Turki, dalam kegiatan bertajuk “Turkish Language for Non Native Speaker.”
Kegiatan ini diselenggarakan oleh GAZİ TÖMER, lembaga resmi pengajaran bahasa Turki untuk penutur asing. Pelatihan berlangsung secara luring di kampus Gazi Üniversitesi dan diikuti oleh mahasiswa internasional dari berbagai negara. Zalva berperan sebagai awardee sekaligus peserta aktif dalam kelas bahasa dan kegiatan budaya yang dirancang untuk memperkuat kompetensi lintas budaya.
Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan kemampuan bahasa Turki secara menyeluruh, memahami budaya dan lingkungan akademik di Turki, serta membangun jejaring internasional yang bermanfaat bagi pengembangan akademik dan profesional di masa depan. Dalam proses pembelajaran, peserta dilatih untuk menguasai keterampilan mendengar, berbicara, membaca, dan menulis dalam bahasa Turki sesuai standar internasional.
Selain aspek bahasa, kegiatan ini juga memberikan pengalaman lintas budaya yang kaya. Melalui interaksi langsung dengan masyarakat lokal dan mahasiswa dari berbagai negara, peserta memperoleh pemahaman yang lebih luas tentang nilai-nilai sosial, tradisi, dan dinamika kehidupan di Turki. Di sisi lain, keterampilan akademik seperti adaptasi terhadap sistem pembelajaran, manajemen waktu, dan komunikasi lintas budaya turut diasah secara intensif.
Zalva menyampaikan bahwa pengalaman ini menjadi titik penting dalam pengembangan diri dan studi keislaman yang lebih global. “Belajar di Turki bukan hanya soal bahasa, tapi juga tentang memahami cara berpikir, cara hidup, dan cara belajar masyarakat yang memiliki sejarah panjang dalam peradaban Islam,” ujarnya.
Kegiatan ini memiliki relevansi langsung dengan bidang studi Pendidikan Agama Islam, khususnya dalam konteks studi lintas disiplin, kerja sama akademik, dan pengembangan wawasan global. Penguasaan bahasa Turki dan pemahaman budaya lokal menjadi modal penting bagi mahasiswa yang ingin terlibat dalam riset, pertukaran pelajar, atau kolaborasi internasional di masa mendatang.
Prodi PAI FPIPS UPI menyambut baik pencapaian ini sebagai bagian dari upaya internasionalisasi program studi dan penguatan kapasitas mahasiswa di era global. Prestasi Zalva menjadi bukti bahwa mahasiswa PAI tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan, tetapi juga mampu beradaptasi dan berkontribusi dalam lingkungan multikultural yang dinamis. Zalva akan kembali ke tanah air bulan September tahun 2025 dan kembali melanjutkan kuliah pada semester Ganjil tahun 2025-2026.