Mahasiswa PAI UPI Gelar Islamic Education Fair 2025, Dorong Integrasi Nilai Islam dan Agenda SDGs

Bandung — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar Islamic Education Fair (IEF) 2025 selama dua hari, 9–10 Agustus, di kampus UPI Bandung. Kegiatan tahunan ini mengusung tema “Strive Together, Shine Forever in Faith”, dengan fokus pada penguatan nilai-nilai keislaman, kolaborasi antar mahasiswa, dan kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.

IEF 2025 dirancang sebagai ruang ekspresi mahasiswa dalam bidang keagamaan, sosial, dan kepemimpinan. Agenda utama meliputi kompetisi keislaman, UPI Bersholawat, aksi sosial, dan Tabligh Akbar yang menghadirkan KH. Md. Ubaidillah Al-Bisyri sebagai pembicara. Kegiatan ini juga membuka kanal donasi sosial melalui rekening BNI 1953036901 atas nama INTANKSR, yang akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurut panitia pelaksana, IEF tahun ini tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga bagian dari upaya mahasiswa dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). “Kami ingin menunjukkan bahwa pendidikan Islam bisa berkontribusi langsung pada isu-isu global seperti pendidikan inklusif, perdamaian, dan kemitraan lintas sektor,” kata salah satu koordinator acara.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari sejumlah sponsor dan mitra media, seperti Tebhool, Zaidah Florist, Dekor Ams, SISO EXTEA, Smartfren, Elzatoo, dan Snapsteads. Kehadiran mitra ini memperkuat dimensi kolaboratif acara, sejalan dengan semangat SDG 17 tentang kemitraan untuk tujuan.

Islamic Education Fair menjadi salah satu bentuk aktualisasi mahasiswa PAI UPI dalam mengintegrasikan nilai-nilai agama dengan tantangan zaman. Di tengah isu global yang kompleks, mereka berupaya menjadikan pendidikan Islam sebagai instrumen perubahan sosial yang relevan dan berdampak.