Bandung — Dalam rangka mendorong literasi keuangan syariah dan semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menyelenggarakan kompetisi nasional bertajuk Indonesia Sharia Financial Olympiad (ISFO) 2025. Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam (IPAI) Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia (FPIPS UPI) menyambut baik ajakan ini dan mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam ajang bergengsi tersebut.
ISFO 2025 mengusung tema “Learn, Innovate, Elevate” dan terbagi dalam dua kategori utama: Cerdas Cermat Keuangan Syariah (CCKS) dan Kompetisi Wirausaha Muda Syariah (WMS). Kedua kategori ini dirancang untuk mengasah pemahaman mahasiswa terhadap prinsip-prinsip keuangan syariah sekaligus mendorong inovasi bisnis yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Ketua Prodi IPAI menyampaikan bahwa kompetisi ini sejalan dengan visi pendidikan Islam yang tidak hanya berorientasi pada pemahaman teologis, tetapi juga pada penguatan kapasitas ekonomi umat. “Kami mendorong mahasiswa untuk menjadikan ISFO sebagai ruang aktualisasi diri. Di era digital dan ekonomi kreatif, literasi keuangan syariah dan semangat kewirausahaan adalah bagian dari dakwah yang relevan dan berdampak,” ujarnya.
Mahasiswa yang berminat dapat mendaftar secara tim maupun individu, sesuai ketentuan masing-masing kategori. Untuk kategori CCKS, peserta wajib menyelesaikan modul pembelajaran di LMSKU OJK dan mengikuti seleksi berjenjang dari tingkat wilayah hingga nasional. Sementara untuk kategori WMS, peserta diminta menyusun proposal bisnis syariah yang telah berjalan minimal enam bulan dan tergolong usaha mikro.
Total hadiah yang disediakan mencapai puluhan juta rupiah, dengan berbagai tahapan seleksi mulai dari penyisihan wilayah, final regional, hingga grand final nasional yang akan digelar pada bulan November 2025.
Prodi IPAI FPIPS UPI berharap partisipasi mahasiswa dalam ISFO 2025 dapat menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi akademisi dan praktisi yang tidak hanya cerdas secara spiritual, tetapi juga tangguh secara ekonomi dan sosial. Kompetisi ini menjadi bukti bahwa pendidikan Islam mampu menjawab tantangan zaman dengan solusi yang inovatif dan berlandaskan nilai-nilai syariah.
Berdasarkan Keputusan Dekan Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia Nomor: B-324/UN40.A2/HK.00.03/2026, diumumkan pelaksanaan Ujian Sidang Sarjana bagi
Bandung — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menginisiasi gerakan solidaritas bertajuk UPI Peduli Bencana: #PrayForSumatra sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak