Nahkoda Baru Parlemen Mahasiswa: M. Thoriq Alfaiza Siap Kawal Aspirasi Mahasiswa IPAI UPI

Bandung, 28 Januari 2026 – Dinamika organisasi di lingkungan Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam (IPAI) FPIPS UPI kembali mencatatkan momentum penting dengan terpilihnya pemimpin baru di ranah legislatif. M. Thoriq Alfaiza, mahasiswa IPAI angkatan 2023, secara resmi diberikan amanah untuk menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) HIMA IPAI periode 2026. Penetapan ini disambut baik sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas serta efektivitas pengawasan organisasi di tingkat mahasiswa prodi.

Legislasi Mahasiswa dalam Perspektif Tata Kelola Organisasi

Sebagai lembaga legislatif, DPM memegang peranan vital dalam fungsi pengawasan, legislasi, dan penganggaran terhadap badan eksekutif kemahasiswaan. Dalam konteks tata kelola organisasi yang baik (Good Organizational Governance), keberadaan lembaga pengawas yang independen dan kompeten adalah syarat mutlak untuk menciptakan akuntabilitas. Sesuai dengan prinsip kepemimpinan kolektif-kolegial, peran Thoriq akan sangat menentukan dalam merumuskan kebijakan yang menjamin terakomodasinya suara konstituen secara adil.

Hal ini sejalan dengan studi dalam lingkup manajemen kelembagaan yang menyatakan bahwa efektivitas organisasi sangat bergantung pada mekanisme checks and balances yang sehat. Dalam perspektif Islam, peran ini menyerupai konsep Ahlul Halli wal ‘Aqdi, yakni badan yang memiliki otoritas untuk menunjuk pemimpin dan mengawasi jalannya pemerintahan demi kemaslahatan umat. Integrasi antara nilai akademis dan nilai religius inilah yang diharapkan menjadi warna baru di bawah kepemimpinan Thoriq.

Kontribusi Terhadap Target Global SDGs

Penetapan ketua DPM baru ini juga merupakan manifestasi dari komitmen prodi terhadap SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh. Dengan memperkuat struktur organisasi mahasiswa yang demokratis, institusi turut serta mendidik generasi muda untuk memahami pentingnya supremasi hukum dan transparansi sejak dini.

Selain itu, program kerja DPM ke depan diharapkan mampu menunjang SDG 4: Pendidikan Berkualitas. Hal ini dilakukan melalui fungsi advokasi akademik, di mana DPM berperan aktif dalam menjembatani kebutuhan mahasiswa dengan pihak program studi, memastikan lingkungan belajar yang kondusif, inklusif, dan berlandaskan nilai-nilai keunggulan yang dicanangkan UPI.

Harapan dan Komitmen Periode 2026

Thoriq Alfaiza membawa visi untuk menjadikan DPM HIMA IPAI sebagai lembaga yang lebih responsif dan aspiratif. Tantangan utama di tahun 2026 adalah bagaimana meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa dalam pengawasan kebijakan serta memastikan setiap program kerja yang dijalankan oleh eksekutif selaras dengan visi misi prodi. Dengan latar belakang sebagai mahasiswa angkatan 2023, Thoriq dianggap memiliki kematangan emosional dan pemahaman mendalam terkait isu-isu internal mahasiswa.

Seluruh civitas akademika IPAI UPI memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terpilihnya Thoriq. Diharapkan, sinergi antara DPM dan BEM dapat berjalan harmonis demi mencapai prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang, selaras dengan semangat IPAI sebagai prodi yang senantiasa menjadi pelopor dalam inovasi pendidikan agama.

Terpilihnya M. Thoriq Alfaiza adalah pengingat bagi setiap kita bahwa ruang pengabdian di Program Studi IPAI terbuka lebar bagi mereka yang berani melangkah. Mari kita dukung penuh kepemimpinan legislatif yang baru ini dengan memberikan kontribusi pemikiran dan sikap kritis yang konstruktif. Jangan ragu untuk terlibat aktif dalam organisasi, karena di sanalah karakter pemimpin masa depan ditempa untuk menjadi pribadi yang “Pelopor dan Unggul”.