Mahasiswa IPAI UPI Terpilih Jadi Delegasi Ekspedisi Musala Kita 2025 di Mentawai

Bandung — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam (IPAI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Muhammad Zaky Dhiyaul Haq, mahasiswa IPAI angkatan 2023, terpilih sebagai delegasi fully funded dalam program Ekspedisi Musala Kita 2025 yang diselenggarakan di Desa Matotonan, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

Program yang digagas oleh Dompet Dhuafa melalui Baktiusaha Creative Edunesia ini merupakan ajang pengabdian masyarakat yang berfokus pada pembangunan sarana ibadah, edukasi, dan dakwah di wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal). Dari ratusan pendaftar, Zaky berhasil lolos seleksi ketat bersama delegasi dari berbagai kampus ternama di Indonesia.

Selama kegiatan yang berlangsung pada Agustus 2025, Zaky berperan aktif dalam renovasi musala, sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat, serta peningkatan motivasi pendidikan bagi siswa di wilayah setempat. Kehadirannya menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa IPAI UPI dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat di daerah terpencil.

Ketua Prodi IPAI FPIPS UPI menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Partisipasi Zaky dalam Ekspedisi Musala Kita adalah bukti bahwa mahasiswa IPAI tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk memberikan solusi nyata. Inilah esensi pendidikan Islam: membentuk insan yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi sesama,” ujarnya.

Ekspedisi ini berhasil membangun dan merenovasi fasilitas ibadah, menghadirkan program edukasi, serta memperkuat semangat kebersamaan masyarakat Mentawai. Bagi Zaky, pengalaman ini menjadi bekal berharga untuk terus menebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Dengan keterlibatan mahasiswa dalam program pengabdian berskala nasional, Prodi IPAI FPIPS UPI menegaskan komitmennya untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga peduli, adaptif, dan solutif dalam menjawab tantangan umat dan bangsa.