Eminence Lecture IPAI UPI: Pendidikan Agama Islam sebagai Pilar Sekolah Inklusif

Bandung — Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam (IPAI) Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia (FPIPS UPI) menyelenggarakan kegiatan akademik bertajuk Eminence Lecture pada Kamis, 30 Oktober 2025, bertempat di Auditorium FPIPS lantai 6. Kegiatan ini mengangkat tema “Membangun Sekolah Ramah Semua: Pendidikan Agama Islam sebagai Pilar Inklusivitas”, sebagai bagian dari komitmen institusi dalam mendorong transformasi pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

Eminence Lecture menghadirkan Prof. Dr. Hj. Evi Muafiah, M.Ag., Rektor UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, sebagai pembicara utama. Diskusi dipandu oleh Dr. Wawan Hermawan, M.Ag., dosen IPAI yang aktif dalam kajian pendidikan multikultural dan moderasi beragama. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, dan pemangku kepentingan pendidikan dari berbagai latar belakang.

Dalam pemaparannya, Prof. Evi menekankan bahwa pendidikan agama Islam memiliki peran strategis dalam membentuk ekosistem sekolah yang ramah terhadap keberagaman. Nilai-nilai seperti kasih sayang, keadilan, dan penghargaan terhadap perbedaan menjadi fondasi utama dalam membangun ruang belajar yang aman dan inklusif. Ia juga mengajak para pendidik untuk mengembangkan pendekatan pedagogis yang adaptif, empatik, dan berbasis nilai-nilai spiritual yang transformatif.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Prodi IPAI FPIPS UPI dalam memperkuat literasi inklusivitas di kalangan mahasiswa calon guru agama Islam. Melalui forum akademik ini, peserta diajak untuk merefleksikan kembali peran pendidikan agama dalam menjawab tantangan sosial, termasuk diskriminasi, intoleransi, dan eksklusi dalam lingkungan sekolah.

Eminence Lecture juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas, SDG 5 tentang kesetaraan gender, dan SDG 16 tentang perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh. Dengan mengangkat tema inklusivitas, Prodi IPAI FPIPS UPI menegaskan komitmennya dalam membentuk pendidik yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan spiritual yang kuat.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal acara. Diskusi berlangsung dinamis, dengan berbagai pertanyaan dan refleksi kritis dari mahasiswa terkait praktik inklusivitas di sekolah-sekolah tempat mereka melakukan observasi dan PPL. Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik gerakan pendidikan Islam yang lebih terbuka, humanis, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Informasi Kegiatan Lain