Silmi Najla Azkiyatunisa, Mahasiswa Ilmu Pendidikan Agama Islam UPI Lolos Final Pemilihan Generasi Inovatif ke-12

BANDUNG — Prestasi berskala nasional kembali ditorehkan oleh talenta muda berbakat dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Silmi Najla Azkiyatunisa, mahasiswi aktif dari Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam (IPAI) angkatan 2024, Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), sukses menorehkan pencapaian gemilang dengan dinyatakan lolos ke Babak Final Terpilih Pemilihan Generasi Inovatif (Dutiv) ke-12. Ajang kompetisi kepemudaan bergengsi tingkat nasional ini diselenggarakan secara resmi oleh lembaga Youth Idea Community (YIC) pada tahun 2026.

Keberhasilan Silmi dalam menembus jajaran finalis nasional tersebut merefleksikan pentingnya peranan pemuda Muslim sebagai agen perubahan (agent of change) yang solutif. Di dalam pandangan Islam, melahirkan ide-ide pembaruan yang membawa manfaat bagi kemaslahatan masyarakat luas merupakan bentuk nyata dari kontribusi sosial (amal saleh) dan perwujudan generasi unggul. Melalui rancangan program inovatif berbasis riset objektif yang diajukannya, mahasiswi prodi IPAI UPI angkatan 2024 ini dinilai mampu menyajikan gagasan yang inklusif, aplikatif, serta adaptif untuk menjawab tantangan sosioreligius generasi muda di era disrupsi digital.

Jika ditinjau dari dimensi akademis dan teori sosiologi kependidikan, pelibatan aktif mahasiswa dalam forum kompetisi inovasi kepemudaan memiliki korelasi linear terhadap peningkatan kecerdasan emosional, kepercayaan diri, serta ketahanan akademik (academic resilience). Berdasarkan hasil studi ilmiah teoretis yang dirilis oleh jurnal nasional bereputasi Sinta 2, ekosistem kompetisi kreatif terbukti efektif mengasah keterampilan berpikir kritis tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills) serta memperluas cakrawala calon pendidik dalam mendiagnosis masalah di ruang publik. Panggung Pemilihan Generasi Inovatif ke-12 ini menjadi oase penempaan diri yang kokoh bagi Silmi untuk merekonstruksi materi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat yang edukatif.

Kiprah impresif di tingkat nasional yang diraih oleh Silmi Najla Azkiyatunisa ini juga menjadi manifestasi nyata dari komitmen Prodi IPAI UPI dalam mendukung ketercapaian target Sustainable Development Goals (SDGs). Khususnya pada SDG Poin 4 mengenai Pendidikan Berkualitas (Quality Education), prestasi ini mengukuhkan keberhasilan atmosfer merdeka belajar kampus dalam melejitkan potensi kepemimpinan mahasiswa. Selain itu, pilar ideasi sosial yang diusung oleh para peserta dalam ajang garapan Youth Idea Community ini berkelindan erat dengan SDG Poin 10 mengenai Berkurangnya Kesenjangan (Reduced Inequalities) melalui penyediaan solusi inklusif bagi masyarakat.

Kesuksesan Silmi Najla Azkiyatunisa menembus babak final terpilih dalam ajang Pemilihan Generasi Inovatif ke-12 ini mempertegas eksistensi prodi Ilmu Pendidikan Agama Islam UPI sebagai lumbung lahirnya para pelopor penggerak peradaban yang cerdas, aplikatif, dan berdaya saing global. Prestasi ini menjadi seruan sekaligus pemantik semangat yang kuat bagi seluruh mahasiswa prodi IPAI lainnya untuk berani mengaktualisasikan diri, menguasai teknologi, serta aktif menorehkan prestasi di berbagai sektor kompetisi nasional. Mari kita doakan bersama agar langkah perjuangan Silmi di babak final dimudahkan oleh Allah SWT dan membuahkan hasil terbaik yang menginspirasi kita semua. Pemuda IPAI adalah pelopor kebaikan yang membawa rahmat bagi semesta alam. Salam Pelopor dan Unggul!