Menuju Akreditasi Unggul: Prodi IPAI FPIPS UPI Sambut Kedatangan Tim Asesor LAMDIK 2026

BANDUNG — Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam (IPAI) jenjang Sarjana (S1), Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) tengah bersiap menghadapi momentum krusial institusional. Prodi IPAI secara resmi siap menyambut kedatangan Tim Asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) dalam rangka pelaksanaan visitasi atau Asesmen Lapangan (AL). Agenda penjaminan mutu eksternal yang bernilai sangat strategis ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari penuh, yakni pada hari Kamis dan Jumat, 21 – 22 Mei 2026, bertempat di lingkungan kampus penjaminan mutu FPIPS UPI, Bumi Siliwangi, Bandung.

Kedatangan tim penilai independen ini menjadi tonggak penting dalam menguji sekaligus melegitimasi kualitas tata kelola akademik yang selama ini dijalankan. LAMDIK menugaskan dua pakar senior kependidikan Islam nasional sebagai tim asesor, yaitu Prof. Dr. H. Mahmud Arif, M.Ag. dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, serta Prof. Dr. H. Tobroni, M.Si. dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Di dalam nilai Islam, proses evaluasi, penilaian, dan muhasabah kelembagaan merupakan bagian integral dari prinsip itqan (profesionalitas dan kesungguhan) serta akuntabilitas mutu demi menyajikan layanan pendidikan terbaik bagi umat (khairu ummah).

Secara teoretis, implementasi sistem penjaminan mutu eksternal pada perguruan tinggi memiliki korelasi yang signifikan terhadap standarisasi mutu luaran lulusan dan keberlanjutan mutu institusi. Berdasarkan hasil studi ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal bereputasi Sinta 2, asesmen lapangan akreditasi mandiri kependidikan berfungsi mengevaluasi keselarasan kurikulum, kompetensi dosen, serta kecukupan sarana prasarana penunjang yang adaptif terhadap dinamika pendidikan era digital. Melalui instrumen penilaian LAMDIK yang ketat, prodi kependidikan keagamaan didorong untuk melakukan rekonstruksi mutu yang objektif, transparan, dan berbasis pada tata kelola kurikulum yang unggul.

Penyelenggaraan visitasi akreditasi LAMDIK di Prodi S1 IPAI UPI ini juga merefleksikan manifestasi nyata dan komitmen penuh institusi terhadap pemenuhan Sustainable Development Goals (SDGs). Khususnya pada SDG Poin 4 mengenai Pendidikan Berkualitas (Quality Education), proses penilaian instrumen ini memastikan bahwa standarisasi mutu pengajaran, riset, dan pengabdian masyarakat di prodi IPAI berjalan sesuai koridor internasional yang kredibel. Selain itu, akreditasi ini memperkuat SDG Poin 16 mengenai Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh (Peace, Justice, and Strong Institutions) melalui penegakan sistem tata kelola institusi pendidikan yang akuntabel dan berintegritas.

Kesiapan penuh prodi S1 IPAI FPIPS UPI dalam menyambut Prof. Mahmud Arif dan Prof. Tobroni pada akhir pekan ini membuktikan solidnya komitmen seluruh civitas akademika dalam mewujudkan visi prodi yang “Pelopor dan Unggul”. Momentum penting ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi pencapaian predikat akreditasi tertinggi yang diridhai Allah SWT. Mari kita satukan barisan, kuatkan doa, dan berikan ikhtiar performa terbaik dari seluruh dosen, tendik, alumni, hingga mahasiswa, demi mengharumkan nama program studi dan universitas di panggung nasional. Pemuda dan civitas akademika IPAI adalah pelopor mutu yang siap membawa maslahat bagi semesta alam. Salam Pelopor dan Unggul!