Gema Syiar Al-Qur’an di Asia Tenggara: Feri Firmansyah Wakili IPAI UPI dalam Ajang Prestisius ASEAN

BANDUNG — Kiprah internasional kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam (IPAI), Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Feri Firmansyah, mahasiswa aktif prodi IPAI angkatan 2023, tengah berjuang membawa nama baik almamater dan bangsa dalam ajang kompetisi keagamaan bertaraf regional, yaitu “Majlis Tilawah dan Hafazan Al Quran Peringkat Institusi Pendidikan Tinggi ASEAN 2025/2026”. Kegiatan bergengsi yang mempertemukan para pencinta dan penghafal Al-Qur’an dari berbagai perguruan tinggi di Asia Tenggara ini puncaknya diselenggarakan mulai Jumat, 13 Februari 2026.

Keikutsertaan Feri Firmansyah dalam kompetisi ini menjadi refleksi nyata dari komitmen prodi IPAI UPI dalam mengintegrasikan keunggulan akademik dengan keluhuran nilai-nilai spiritual. Di dalam Islam, menjaga, menghafal, dan melantunkan Al-Qur’an dengan keindahan tartil (tilawah) merupakan salah satu bentuk amalan tertinggi yang bernilai ibadah sekaligus syiar kemuliaan agama. Melalui ajang internasional ini, delegasi mahasiswa tidak sekadar berkompetisi secara sehat, melainkan juga mengemban misi diplomasi kultural keislaman yang membawa pesan kedamaian, moderasi, dan persaudaraan (ukhuwah Islamiyah) di wilayah ASEAN.

Dari dimensi akademik dan psikologi pendidikan Islam, keterlibatan mahasiswa dalam kompetisi berbasis hafalan dan lantunan Al-Qur’an memiliki dampak positif pada fungsi kognitif dan afektif. Berdasarkan penelitian ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal bereputasi Sinta 2, aktivitas intensif membaca serta menghafal Al-Qur’an berkorelasi linear dengan peningkatan konsentrasi, retensi memori, dan regulasi emosi yang stabil bagi mahasiswa. Pembiasaan spiritual yang terukur ini membekali mahasiswa dengan ketahanan mental (adversity quotient) yang kuat, yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi ketatnya persaingan kompetitif di era global saat ini.

Keikutsertaan delegasi IPAI UPI dalam forum internasional ini juga selaras dengan pencapaian agenda pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Khususnya pada SDG Poin 4 mengenai Pendidikan Berkualitas (Quality Education), keikutsertaan ini membuktikan tersedianya atmosfer pendidikan yang memfasilitasi pengembangan talenta non-akademik keagamaan di tingkat internasional. Selain itu, kompetisi regional ini merepresentasikan SDG Poin 17 mengenai Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals), di mana terjalin interaksi budaya, pertukaran gagasan keagamaan, serta penguatan jejaring pemuda antarinstitusi pendidikan tinggi di kawasan Asia Tenggara.

Perjuangan Feri Firmansyah di kancah internasional ini menjadi bukti autentik bahwa mahasiswa prodi IPAI UPI memiliki kapasitas bersaing yang unggul dan diakui secara global. Prestasi dan keberanian ini sudah sepatutnya menjadi inspirasi sekaligus pemantik motivasi yang kuat bagi seluruh sivitas akademika, khususnya mahasiswa IPAI, untuk tidak ragu mengeksplorasi potensi diri demi mengukir prestasi terbaik di berbagai bidang. Mari kita satukan doa dan dukungan terbaik agar setiap langkah perjuangan ini diberikan kemudahan, kelancaran, dan keberkahan oleh Allah SWT, sehingga mampu memberikan hasil terbaik yang mengharumkan nama prodi dan universitas di panggung dunia. Pemuda IPAI adalah pelopor kebaikan yang senantiasa memancarkan cahaya Al-Qur’an untuk semesta. Salam Pelopor dan Unggul!