Mahasiswa IPAI UPI Masuk Finalis Putra Putri Bumi Siliwangi 2025

Bandung — Dhitkya Pradana, mahasiswa Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam (IPAI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) angkatan 2022, berhasil menembus babak final dalam ajang pemilihan Putra Putri Bumi Siliwangi 2025. Kompetisi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pengembangan karakter dan kepemimpinan mahasiswa yang digelar secara tahunan oleh Universitas Pendidikan Indonesia.

Sebagai finalis Putra Bumi Siliwangi, Dhitkya tampil mewakili Prodi IPAI FPIPS UPI dengan membawa visi kepemudaan yang berakar pada nilai-nilai spiritual, edukatif, dan sosial. Penampilannya dinilai menonjol dalam aspek komunikasi publik, pemahaman budaya kampus, serta komitmen terhadap isu-isu keberlanjutan dan pemberdayaan mahasiswa.

Pemilihan Putra Putri Bumi Siliwangi bukan sekadar ajang pencarian figur representatif kampus, tetapi juga ruang pembinaan kepemimpinan yang mengintegrasikan kecerdasan intelektual, emosional, dan sosial. Para finalis diharapkan mampu menjadi duta kampus yang aktif dalam kegiatan akademik, sosial, dan advokasi nilai-nilai kebhinekaan serta keberlanjutan.

Capaian Dhitkya Pradana juga relevan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG 16 tentang perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh. Melalui partisipasi aktif dalam ajang ini, mahasiswa IPAI menunjukkan bahwa pendidikan Islam mampu melahirkan generasi muda yang adaptif, komunikatif, dan berdaya saing di berbagai lini kehidupan kampus.

Ketua Prodi IPAI FPIPS UPI menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. “Kami bangga atas keterlibatan Dhitkya dalam ajang ini. Ia membawa semangat IPAI yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan kontribusi sosial. Semoga ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus aktif dan berprestasi,” ujarnya.

Dengan masuknya Dhitkya Pradana sebagai finalis Putra Putri Bumi Siliwangi 2025, Prodi IPAI FPIPS UPI menegaskan komitmennya dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam ilmu, tetapi juga dalam kepemimpinan dan pengabdian.