BANDUNG — Kiprah alumni Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam (IPAI) Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Dr. Deni Lesmana, S.Pd., M.Pd.I., menjadi bukti bahwa pendidikan Islam mampu melahirkan pemimpin yang berpengaruh di dunia akademik, sosial, dan kelembagaan.
Lulus dari IPAI UPI pada tahun 2011, Deni melanjutkan studi magister dan doktoral di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dengan fokus pada Pendidikan Islam. Ia kini aktif sebagai dosen tetap di Program Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang, sekaligus menjadi tutor online di Universitas Terbuka. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Ketua STEBI Global Mulia Cikarang selama enam tahun (2019–2025), setelah sebelumnya menjadi Wakil Ketua I Bidang Akademik.
Di bawah kepemimpinannya, STEBI Global Mulia berkembang menjadi institusi pendidikan tinggi Islam yang adaptif terhadap tantangan zaman, dengan penguatan kurikulum ekonomi syariah, digitalisasi pembelajaran, dan pengembangan karakter mahasiswa. Deni juga aktif sebagai Ketua Komite Sekolah di SMK Global Mulia dan Ketua DKM Masjid Muhammad Al-Fatih Cikarang, menunjukkan komitmennya dalam membangun sinergi antara pendidikan formal, spiritualitas, dan kepemimpinan komunitas.
Sebagai akademisi, Deni tergabung dalam Asosiasi Dosen PAI Seluruh Indonesia dan menjadi bagian dari Tim Koordinasi Daerah Revitalisasi Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Kabupaten Bekasi. Ia juga aktif menulis dan mempublikasikan karya ilmiah yang dapat diakses melalui SINTA dan Google Scholar.
Dalam refleksinya, Deni menyampaikan bahwa masa studinya di IPAI FPIPS UPI (2007–2011) merupakan fase penting dalam pembentukan karakter dan kepekaan sosial. “IPAI bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang pembentukan kepemimpinan dan kepekaan terhadap realitas masyarakat. Lingkungan akademik yang dinamis, dosen yang inspiratif, dan rekan seperjuangan yang luar biasa menjadi bagian dari proses pembentukan diri saya,” ujarnya.
Deni juga menyoroti tantangan pendidikan Islam di era modern, yakni bagaimana menjadikan ilmu agama sebagai kekuatan transformatif yang mampu menjangkau ruang-ruang sosial dan kebijakan publik. Ia percaya bahwa pendidikan Islam harus hadir sebagai solusi, bukan sekadar wacana.
Dengan latar belakang pesantren dan pengalaman kelembagaan yang luas, Dr. Deni Lesmana menjadi representasi alumni IPAI FPIPS UPI yang mampu menjembatani tradisi dan inovasi, serta menghadirkan pendidikan Islam yang berdaya, berdampak, dan berkeadaban.